PDB sektor pertanian tahun 2010-2020

PDB sektor pertanian adalah salah satu ukuran yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kemajuan sektor pertanian di Indonesia. PDB sektor pertanian di Indonesia masih terus tumbuh. PDB pertanian pada dasarnya akan mengukur total output yang diproduksi oleh sektor pertanian di Indonesia. Semua pekerjaan/usaha yang bekerja di sektor pertanian akan dihitung nilai outputnya. Contohnya di sektor pertanian ada yang bekerja sebagai petani, pemilik kebun, dan lainnya yang menghasilkan produk pertanian. Semua produksi di bidang pertanian ini akan dihitung nilai ekonominya didalam PDB sektor pertanian.

PDB adalah singkat dari produk domestik bruto. Dalam PDB, produk pertanian yang dihasilkan tidak lagi disebutkan dalam ukuran produknya. Misalkan dalam sektor pertanian diukur produksi beras dalam setahun. Dalam perhitungan PDB tidak ada disebutkan dalam satuan 10 ton beras. Namun dalam perhitungan PDB akan langsung di konversi dalam satuan rupiah. Katakanlah nilai 10 ton beras senilai 15 juta rupiah, maka PDB pertaniannya akan menghitung produksi beras senilai 15 juta rupiah. Oleh karenya, didalam PDB pertanian yang ditemukan nilai angka rupiah.

Apakah sektor pertanian menyangkut produk yang dihasilkan petani saja?

Sebelum membahas lebih jauh kondisi PDB sektor pertanian, perlu disamakan terlebih dahulu persepsi mengenai sektor pertanian. Yang dimaksud dengan sektor pertanian didalam ilmu ekonomi ataupun perhitungan PDB bukan hanya menyangkut output/hasil produksi dari petani. Sektor pertanian bukan hanya terkait dengan petani yang bekerja disawah. Sektor pertanian juga menyangkut Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian, Kehutanan dan Penebangan Kayu, serta Perikanan. Sehingga cakupan sektor pertanian sangat luas didalam PDB. Didalam PDB, untuk sektor pertanian diberi nama dengan A. Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.

Bagaimana kondisi PDB sektor pertanian di Indonesia?

Untuk mengetahui gambaran kondisi PDB sektor pertanian di Indonesia, akan lebih mudah membaca datanya dalam bentuk grafik. Berikut grafik PDB sektor pertanian di Indonesia pada tahun 2010-2020:

PDB sektor pertanian tahun 2010-2020

PDB sektor pertanian terus mengalami peningkatan. Pada grafik diatas terlihat bagaimana perubahan PDB pertanian dari tahun ke tahun sejak 2010 hingga 2020. Sektor pertanian mengalami pertumbuhan yang positif setiap tahun. Pada tahun 2010 nilai PDB pertanian sebesar 956119,7 milyar dan terus tumbuh hingga mencapai 1378131,1 milyar pada tahun 2020. Data dalam 11 tahun terakhir menunjukkan bahwa sektor pertanian Indonesia masih tumbuh secara positif. Meskipun pada tahun 2020 ekonomi kontraksi akibat COVID-19, namun sektor pertanian masih mampu tumbuh positif.

Perlu diketahui bahwa data PDB yang digunakan pada grafik diatas merupakan PDB atas dasar harga konstan. Artinya, tren positif kenaikan PDB sektor pertanian diatas juga mencerminkan terjadinya kenaikan produksi sektor pertanian. Data PDB berdasarkan harga konstan sudah mengeliminasi faktor perubahan harga. Sehingga dapat diartikan bahwa memang terjadinya kenaikan PDB pertanian ini memang didorong oleh kenaikan produksi yang terjadi di sektor pertanian.

PDB Pertanian menurut sub sektor

Pada data PDB pertanian yang dirilis BPS, data PDB pertanian dipilah kedalam 3 sub sektor. Ketiga sub sektor tersebut yaitu 1). Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian; 2). Kehutanan dan Penebangan Kayu;  3). Perikanan. Adapun sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian dirincikan lagi menjadi beberapa bagian yaitu: a. Tanaman Pangan, b. Tanaman Hortikultura, c. Tanaman Perkebunan, dan d. Peternakan.

Setelah mengetahui kondisi umum sektor pertanian, perlu kita melihat secara lebih rinci kondisi PDB pertanian menurut sub sektor. Gambaran PDB sektor pertanian secara lebih detail menurut sub sektor dapat terlihat pada grafik berikut:

PDB Pertanian menurut sub sektor

Pada pemaparan sebelumnya telah dijelaskan bawah sektor pertanian mengalami pertumbuhan produksi. Hal tersebut mencerminkan kenaikan/pertumbuhan dari sub sektornya. Secara lebih rinci terlihat pada grafik diatas bahwa sub-sub sektor pertanian mengalami peningkatan produksi.  Ketiga sub sektor pertanian diatas mengalami pertumbuhan PDB yang positif.

Sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian secara jelas nampak memiliki tren kenaikan PDB secara terus menerus dari tahun ke tahun. Sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian pada tahun 2010 memiliki PDB sebesar 956119.7 miliar rupiah dan terus mengalami pertumbuhan hingga pada tahun 2020 mampu memiliki PDB sebesar 1378131.3 miliar rupiah.

Sub Kehutanan juga memiliki PDB yang terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2010 sub sektor ini mempunyai PDB sebesar 58125.9 miliar rupiah. PDB sub sektor ini terus mengalami peningkatan hingga pada tahun 2020 mampu mencapai nilai PDB sebesar 63195.9 miliar rupiah. Sub sektor ini pernah mengalami sangat sedikit penurunan PDB yaitu pada tahun 2016 dan 2020. Meskipun demikan secara umum kondisi sub sektor ini dapat dikatakan terus tumbuh secara positif.

Sub sektor perikanan sejatinya mengalami kenaikan, namun karena skala grafik yang digunakan sehingga terlihat seakan sub sektor perikan stagnan dalam gambar, padahal sejatinya terus tumbuh secara positif. Sub sektor perikanan pada tahun 2010 mempunyai PDB sebesar 143559.4 miliar rupiah. Setiap tahun sub sektor ini mengalami kenaikan PDB. Sub sektor perikatan mengalami puncak tertinggi PDB pada tahun 2020 dengan nilai PDB sebesar 254112.3 miliar rupiah.

Sub sektor Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian dapat didetailkan lagi menjadi beberapa bagian klasifikasi yang lebih spesifik yaitu: a. Tanaman Pangan, b. Tanaman Hortikultura, c. Tanaman Perkebunan, dan d. Peternakan. Ada pun kondisi keempat bagian tersebut dapat diperlihatkan pada grafik berikut ini:

PDB SUB PERTANIAN, PETERNAKAN, PERBURUAN, DAN JASA PERTANIAN

Tanaman perkebunan merupakan usaha bidang pertanian yang paling banyak berkontribusi pada PDB sektor pertanian. Sektor ini terus mengalami pertumbuhan positif setiap tahun. Sektor ini secara mengalami kenaikan PDB yang tinggi bila dibandingkan dengan sub-sub sektor lainnya.

Tanaman pangan menjadi sub-sub sektor kedua yang mempunyai kontribusi besar pada PDB pertanian. Sektor ini secara umum dapat dikatakan mengalami kenaikan PDB. Sektor mengalami cukup tinggi kenaikan PDB meskipun tidak setinggi sektor tanaman perkebunan. Meskipun pada tahun 2011 dan 2019 sempat mengalami pertumbuhan yang negatif, namun secara keseluruhan sektor tanaman pangan memiliki tren yang positif.

Sektor tanaman hortikultura dan peternakan sama-sama mempunyai tren yang positif. Pada tahun 2010, tanaman holtikultura mempunyai kontribsi pada PDB pertanian yang lebih tinggi dibandingkan sektor peternakan. Namun, kenaikan PDB sektor peternakan lebih baik dibandingkan tanaman hortikultura. Sehingga pada tahun 2020, PDB sektor peternakan menjadi lebih tinggi dibandingkan sektor hortikultura.

Jasa Pertanian dan Perburuan menjadi usaha yang paling kecil berkontribusi pada PDB sektor pertanian. Hal ini menjadi penanda bahwa tidak banyak yang bekerja maupun menghasil barang/jasa pada sektor ini. Meskipun demikian, secara ekonomi pada bidang ini terus mengalami pertumbuhan PDB yang positif dari tahun ke tahun. Meskipun secara nilai kecil dibanding yang lainnya, namun sektor ini terus mengalami kenaikan.

Demikian pembahasan singkat mengenai PDB sektor pertanian Indonesia tahun 2010-2020. Semoga pembahasan ini memberikan wawasan tentang kondisi pertanian Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top