Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019, 2020, 2021, 2022

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019, 2020, 2021

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2019-2021 mengalami penurunan. Saat covid melanda dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia ikut dipengaruhi hingga mengalami pertumbuhan negatif.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019, 2020, 2021

Sebelum terjadi pandemi, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,02% pada tahun 2019. Kondisi krisis kesehatan dunia covid 19, ikut mempengaruhi kejatuhan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai -2,07% pada tahun 2020. Setelah berlangsungnya “new normal” dan masyarakat banyak di vaksin sehingga aktivitas ekonomi mulai berjalan kembali, pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit meningkat hingga mencapai 3,69% pada tahun 2021.

 

Baca juga: Konsep Produk Domestik Bruto (PDB) dan Pertumbuhan Ekonomi

 

Apa yang terjadi pada pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun 2019, 2020, 2021? Simak penjelasan lebih lanjut berikut ini

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Tahun 2019, 2020, 2021

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2019

Produk Domestik Bruto Indonesia pada tahun 2019 yaitu sebesar 10,949,155.40 miliar rupiah. PDB Indonesia 2019 mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 % dari PDB tahun 2018 sebesar 10425851.90 miliar rupiah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019 sebenarnya lebih rendah dibanding pada tahun 2018. Tahun 2018 terjadi pertumbuhan sebesar 5,17%.

Pertumbuhan ekonomi yang positif ini diikuti oleh pertumbuhan dari seluruh 17 sektor ekonomi yang ada. Berdasarkan lapangan usaha, sektor Jasa Lainnya menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yaitu dengan pertumbuhan 10,5%. Sektor kedua dengan pertumbuhan tertinggi yaitu pada sektor jasa perusahaan. Sedangkan pertumbuhan terendah yaitu pada sektor pertambangan dan penggalian dengan pertumbuhan sebesar 1,2%.

Adapun dari sisi pengeluaran, yang mengalami pertumbuhan tertinggi berasal dari komponen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT). Komponen pengeluaran ini mengalami pertumbuhan sebesar 10,62 persen.

Perekonomian Indonesia masih terkonsentrasi di wilayah Jawa dan Sumatera. Pada tahun 2019,  aktivitas ekonomi ulau Jawa mampu memberi kontribusi pada PDB sebesar 59,00 persen. Kontribusi ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan lebih dari setengah nilai ekonomi Negara ini terkonsentrasi di pulau Jawa. Secara sebaran wilayah, wilayah Pulau Sumatera menjadi yang terbesar kedua dalam kontribusi terhadap PDB yakni sebesar 21,32 persen. Wilayah Indonesia lainnya, hanya menikmati porsi ekonomi sisanya.

 

Baca juga: Data PDB Indonesia & PNB tahun 2010-2016

Baca juga: Data dan Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2001-2019 serta Penjelasannya

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2020

Pertumbuhan ekonomi tahun 2020 mengalami pertumbuhan negatif. Produk Domestik Bruto tahun 2020 yakni sebesar 10,723,054.80 miliar rupiah. Hal ini berarti mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar 2,07%.

Selama masa pandemi covid membuat aktivitas ekonomi mengalami kemerosotan. Banyak sektor ekonomi mengalami penurunan akibat adanya keterbatasan kegiatan ekonomi akibat pembatasan “lockdown” menghadapi covid. Beberapa sektor yang mengalami pertumbuhan negatif sepanjang 2020 diantaranya sektor pertambangan (-1,95%); industry pengolahan (-2,93%); pengadaan listrik dan gas (-2,34%), konstruksi (-3,26%); perdagangan besar dan eceran (-3,72%); transportasi dan pergudangan (-15,04%); penyediaan akomodasi dan makan minum (-10,22%); jasa perusahaan (-5,44%); administrasi pemerintahan (-0,03%); dan jasa lainnya (-4,10%).

Aktivitas ekonomi yang terkait dengan mobilitas ekonomi di luar rumah menjadi sektor yang paling terdampak. Sektor Transportasi dan Pergudangan menjadi sektor yang paling dalam mengalami kemerosotan pertumbuhan dengan penurunan sebesar 15,04%. Disusul oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang mengalami konstraksi ekonomi sebesar 10,22%. Sektor ini pada umumnya terkait dengan pariwisata yang mana pariwisata sangat terdampak selama masa pandemic.

Sektor yang paling diuntungkan selama masa pandemic covid ini tentu saja di sektor kesehatan dan Informasi dan Komunikasi. Selama masa pandemi, masyarakat sangat memperhatikan kesehatan dan membutuhkan layanan kesehatan. Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial mengalami pertumbuhan sebesar 11,6% pada tahun 2020. Dan sektor Informasi dan Komunikasi mengalami pertumbuhan sebesar 10,58% karena pandemic membuat aktivitas masyarakat beralih menjadi berbasis online.

Kontribusi berdasarkan pulau juga mayoritas mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. Kontribusi PDRB pulai jawa mengalami penurunan menjadi 58,75% tahun 2020. Kontribusi pulau sumatera menurun menjadi 21,36%. Pulau lain ikut mengalami penurunan yaitu Kalimantan dan Bali Nusa Tenggara. Adapun kontribusi berdasarkan pulau yang mengalami peningkatan yaitu terjadi pada pulau Sulawesi yang meningkat pertumbuhan sebesar 0,23% dan Maluku Papua yang meningkatkan pertumbuhan sebesar 1,44%.

 

Baca juga: Kesenjangan ekonomi di Indonesia tahun 2010-2019

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2021

Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2021 mengalami perbaikan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat sebesar 3,69% dengan nilai PDB sebesar 11,118,868.50 miliar rupiah. Kondisi perekonomian yang mulai tumbuh positif ini tidak lepas dari kondisi new normal yang mengijinkan aktivitas ekonomi berjalan meski dengan berbagai keterbatasan akibat protokol yang harus dipatuhi.

Hampir seluruh sektor mengalami pertumbuhan ekonomi positif sepanjang tahun 2021. Sektor dengan pertumbuhan tertinggi masih sama dengan tahun sebelumnya. Sektor dengan pertumbuhan tertinggi yaitu Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial dengan pertuhan sebesar 10,46%. Diikuti oleh sektor informasi dan komunikasi dengan pertumbuhan sebesar 6,81%. Satu-satunya sektor dengan pertumbuhan negative yakni sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, & Jaminan Sosial Wajib yang kontraksi sebesar 0,33%.

 

Intisari

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2019 masih cukup tinggi meskipun turun tipis dibanding tahun 2018. Namun, dengan adanya pandemi yang menghantam aktivitas ekonomi menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 mengalami kemerosotan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 kembali mengalami pertumbuhan positif pasca aktivitas ekonomi mulai kembali berjalan.

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2022

Pertumbuhan ekonomi Indonesia quartal I tahun 2022

Tren positif masih berlanjut pada pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal-I 2022. Dibandingkan Q1 tahun 2021, Pertumbuhan ekonomi Q1-2022 tumbuh sebesar 5,01% (y-on-y). Nilai PDB Indonesia kuartal-I tahun 2022 atas dasar berlaku sebesar 4.513 triliun rupiah. Sedangkan produk domestik bruto Indonesia Q1 2022 atas dasar harga konstan sebesar 2.819 triliun rupiah.

Kuartal-I 2022 dibandingkan kuartal-I 2021, Pertumbuhan dialami oleh sebagian besar lapangan usaha. Beberapa lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan diantaranya adalah Transportasi dan Pergudangan tumbuh sebesar 15,79%; sektor Jasa lainnya naik sebesar 8,24%; Informasi dan Komunikasi tumbuh 7,14%; serta Pengadaan Listrik dan Gas mengalami kenaiakn 7,04%; Industri Pengolahan naik 5,07 %; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 1,16%; serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 5,71%.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (yoy). Terjadinya pertumbuhan ekonomi ini didukung oleh hampir semua komponen. Komponen pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) yang satu-satunya mengalami penurunan yakni sebesar 7,74%. Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi dengan pertumbuhan sebesar 16,22%.

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia quartal II tahun 2022

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 5,44 persen (y-on-y). Sektor Transportasi dan Pergudangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 21,27 persen. Sedangkan pada sisi pengeluaran bahwa Ekspor Barang dan Jasa mempunyai pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 19,74 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan 2 tahun 2022 dibandingkan triwulan sebelumnya juga tumbuh sebesar 3,72 persen (q-to-q). Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi sektor dengan pertumbuhan (secara q-to-q) tertinggi sebesar 13,15 persen. Pada sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mempunyai
pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 32%.

 

Download Data Pertumbuhan ekonomi Indonesia Tahun 2019-2021

Sebagai lampiran data yang telah dibahas pada kesempatan ini, berikut kami sampaikan lampiran data yang dipergunakan. Silahkan download data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019-2021 pada akhir bagian ini.

Tabel Data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia Tahun 2018-2021 atas Dasar Harga Konstan (Miliar Rupiah)

PDB Lapangan Usaha2018201920202021
A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan1307253.001354399.101378331.401403710.00
B. Pertambangan dan Penggalian796505.00806206.20790475.20822099.50
C. Industri Pengolahan2193368.402276667.802209920.302284821.70
D. Pengadaan Listrik dan Gas107108.60111436.70108826.40114861.10
E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang8429.409004.909449.309919.20
F. Konstruksi1048082.801108425.001072334.801102517.70
G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor1376878.701440185.701385747.401450226.30
H. Transportasi dan Pergudangan435336.50463125.90393437.90406187.60
I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum315068.60333304.60299122.40310754.70
J. Informasi dan Komunikasi538762.70589536.10652062.90696460.40
K. Jasa Keuangan dan Asuransi415620.60443093.10457482.90464638.60
L. Real Estate299648.20316901.10324259.40333282.90
M,N. Jasa Perusahaan187691.10206936.20195671.10197106.70
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib349277.60365538.80365439.30364233.40
P. Jasa Pendidikan321133.80341349.90350264.60350655.30
Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial117322.20127487.90142228.40157104.70
R,S,T,U. Jasa lainnya185405.60205011.40196608.70200772.90
A. NILAI TAMBAH BRUTO ATAS HARGA DASAR10002892.8010498610.4010331662.4010669352.70
B. PAJAK DIKURANG SUBSIDI ATAS PRODUK422959.10450545.00391392.40449515.80
C. PRODUK DOMESTIK BRUTO10425851.9010949155.4010723054.8011118868.50

Sumber: BPS

 

Lampiran: Download Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2019, 2020, dan 2021 

Semoga download data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019-2021 bermanfaat untuk penelitian teman-teman.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*