Dampak pandemi covid-19 pada penduduk usia kerja Indonesia 2021

Dampak pandemi COVID-19 pada penduduk usia kerja di Indonesia telah menurun pada tahun 2021

Terdapat empat kategori dampak pandemi COVID-19 yang diamati pada penduduk usia kerja. Keempat kategori tersebut yaitu pengangguran karena COVID, bukan angkatan kerja karena COVID, sementara tidak bekerja karena COVID, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19. Dari keempat kategori tersebut kita ingin melihat bagaimana dampak COVID pada penduduk usia kerja.

Berdasarkan data pada berita resmi yang dirilis BPS bahwa dampak pandemi COVID-19 pada penduduk usia kerja di Indonesia memang telah mengalami penurunan pada tahun 2021. Pada Agustus 2020 sebanyak 14,28 persen penduduk usia kerja terdampak akibat pandemi COVID-19 dari sisi ketenagakerjaan. Total penduduk terdampak saat itu sebanyak 29,12 juta orang. Jumlah tersebut menurun jauh pada tahun 2021. Berdasarkan pada hasil survey Sakernas bulan Februari 2021 diketahui penduduk usia kerja terdampak pandemi COVID-19 sebanyak 9,30 % atau setara 19,1 juta orang. Terjadi penurunan dampak pandemi COVID-19 pada penduduk usia kerja sebesar 34,41 persen.

Dampak pandemi COVID-19 terbesar membuat penduduk bekerja mengalami pengurangan jam kerja. Pada Agustus 2020 terdapat 24,03 juta orang yang mengalami dampak COVID-19 berupa pengurangan jam kerja. Jumlah tersebut telah mengalami penurunan sebesar 34,41 persen pada Februari 2021. Pada tahun 2021 penduduk yang masih terdampak pandek berupa pengurangan jam kerja telah menurun menjadi 15,72 juta orang.

Penduduk usia kerja (PUK) yang statusnya menjadi pengangguran karena COVID-19 juga tercatat mengalami penurunan. Pengangguran karena COVID disini yaitu pengangguran yang pernah berhenti bekerja karena COVID sejak pada bulan Februari 2020. Terdapat sebanyak 2,56 juta PUK pada tahun 2020. PUK yang menganggur akibat COVID telah menurun sebesar 36,72 persen pada tahun 2021. Sejumlah PUK yang masih terdampak menjadi pengangguran sebanyak 1,62 juta orang pada tahun 2021.

Kategori bukan angkatan kerja karena COVID-19 juga mengalami sedikit penurunan pada tahun 2021. Bukan angka kerja karena COVID adalah penduduk  usia kerja yang tergolong bukan angkatan kerja dan pernah berhenti bekerja karena covid-19 sejak Februari 2020. Pada Agustus 2020 terdapat 0,76 juta orang yang berubah menjadi bukan angkatan kerja karena covid. Berdasarkan survey per Februari 2021 diketahui bukan angkatan kerja karena covid sebanyak 0,65 juta orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 14,47 persen.

Penduduk usia kerja yang sementara tidak bekerja karena covid mengalami penurunan sebesar 37,29 persen pada tahun 2021. Sementara tidak bekerja karena covid-19 adalah penduduk bekerja namun karena covid-19 menjadi sementara tidak bekerja. Pada tahun 2020 terdapat 1,77 juta orang yang sementara tidak bekerja. Jumlah tersebut menurun pada tahun 2021 menjadi sebesar 1,11 juta orang.

Dari  sisi ketenagakerjaan dapat dilihat bahwa dampak pandemi covid-19 mengalami penurunan pada tahun 2021. Secara agregat bahwa penduduk usia kerja yang terdampak covid mengalami penurunan. Dilihat dari sisi yang lebih detail pada keempat kategori dampak covid diatas juga semua kategori mengalami penurunan. Hal ini dapat menjadi kabar baik bahwa dampak covid pada ketenagakerjaan Indonesia telah menurun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top