TUGAS AGENDA 1 WAWASAN KEBANGSAAN

  1. Video terkait wawasan kebangsaan

Judul Video : Perumusan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

LINK                                                                                                                               :

https://www.youtube.com/watch?v=iWyAFOkM_Mw&ab_channel=MuseumPerumu sanNaskahProklamasi

 

  1. Ringkasan Isi Video

Video tersebut menggambarkan tentang sejarah para pahlawan dalam perumusan naskah proklamasi yang dimulai dari penjelasan Indonesia pada abad 17 dijajah bangsa asing (Voc Belanda) yang ingin menguasai kekayaan Indonesia, lalu dilanjutkan oleh Jepang dengan program kerja paksanya yang membuat rakyat indonesia menderita. Melihat penderitaan tersebut, tokoh-tokoh nasional Indonesia yakni diantaranya, Soekarno, Moh Hattta yang tergabung dalam PPKI berjuang untuk memerdekakan Indonesia dan melakukan berbagai upaya untuk melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan. Sementara itu para tokoh pejuang yang tergabung dalam PETA pun turut serta membangun gerakan untuk berjuang meraih kemerdekaan tersebut.

Singkat cerita, ditengah perjuangan untuk memerdekakan bangsa Indonesia, terjadi peristiwa penting yaitu pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki yang membuat Jepang menyerah pada sekutu sehigga momentum tersebut membuat semangat para pahlawan kemerdekaan kita semakin kuat untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Golongan muda mendesak untuk segera meproklamasikan kemerdekaan indonesia namun terjadi perbedaan pendapatan terkait pelaksanaan proklamasi anatara golongan muda dengan golongan tua, sehingga terjadilah peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dimana golongan muda menculik Soekarno dan Hatta dan dibawa ke Rengasdengklok agar segera memproklamasikan kemerdekaan.   Akirnya di rumah Laksamana Maeda para pahlawan merumuskan naskah proklamasi kemerdekaan. Dalam prosesnya meski terjadi perbedaan pendapat terkait isi naskah proklamasi namun pada akhirnya teks proklamasi pun disepakati dan pada hari jumat tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

 

  1. Keterkaitan isi video dengan nilai-nilai wawasan kebangsaan

Penghormatan terhadap lambang Negara serta ketaatan/kepatuhan pada peraturan perundang-undangan.  Video tersebut menunjukan sebuah gambaran bagaimana penderitaan rakyat Indonesia selama masa penjajahan.   Kesempatan kemerdekaan datang saat Jepang menyerah kepada sekutu, dan kemudian menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia, akan tetapi ternyata Jepang menghianati janjinya tersebut.  Namun para tokoh baik dari golongan tua dan muda yang tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tetap bertekad untuk meneruskan usaha dan  merumuskan naskah proklamasi. Badan tersebut beranggotakan Soekarno, Hatta, Ahmad Subardjo, dan tokoh-tokoh lainnya bekerjasama dan saling merangkul demi memproklamirkan kemerdekaan.

Tibalah saatnya proklamasi kemerdekaan, dikibarkan bendera merah putih dan kemudian diiringi dengan dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya. Nilai yang dapat diambil adalah nilai-nilai patriotisme, penghormatan terhadap lambang Negara yang telah diperjuangkan dengan luar biasa oleh generasi terdahulu, dan ketaatan

 

terhadap peraturan-peraturan yang telah disepakati, jika dalam bernegara, maka yang dimaksud adalah peraturan perundang-undangan.

Video tersebut menjelaskan bagaimana para tokoh yang tergabung dalam PPKI

memperjuangkan   kemerdekaan   dengan   mengedepankan   nilai-nilai   persatuan

ditengah keragaman demi kesatuan bangsa dan Negara. Hal lain yang dapat dipetik adalah nilai-nilai Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, yang di dalam video tampak dengan sikap : mendahulukan kepentingan umum (Negara) diatas kepentingan pribadi dan golongan, bangga terhadap bangsa dan Negara sendiri, menghormati keragaman dan bertanggung jawab terhadap tugas atau kepercayaan yang diemban. Berikutnya adalah Nilai Cinta Tanah Air, dengan menjaga nama baik bangsa dan Negara, mengenal sejarah dan memahami seluruh ruang wilayah Indonesia. Nilai Rela Berkorban Untuk Bangsa Dan Negara, divideo tersebut terlihat dengan semangat bahu membahu antar kelompok, tidak di batasi oleh usia, stratifikasi sosial, agama, ras, dan sebagainya. Semua bersatu dan rela berkorban demi terwujudnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

 

  1. Hikmah  pembelajaran   yang   di   dapatkan   dari   video   Perumusan   Naskah

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Proses perumusan hingga pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan kulminasi/puncak perjuangan panjang bangsa Indonesia. Penting untuk dipahami bahwa semangat Nasionalisme dan Patriotisme yang tinggilah yang merupakan kunci dalam upaya mencapai kemerdekaan yang memakan begitu banyak waktu, tenaga, hingga nyawa itu. Maka dari itu untuk mencapai apa yang dicita-citakan bangsa kita hari ini, putra putri komponen anak bangsa harus memiliki semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi seperti yang diperlihatkan oleh para pahlawan kemerdekaan kita. Rasa nasionalisme menjadi penumpas rasa takut dan pesimis yang pada akhirnya menghantarkan bangsa ini ke pintu kemerdekaan. Rasa nasionalisme yang sama  dibutuhkan oleh generasi penerus bangsa, sebab untuk membangun negeri ini harus dilandaskan oleh rasa cinta terhadap tanah air, hingga lahirlah sikap yang berani, pantang menyerah, dan rela berkorban demi bangsa dan negara.

Bangsa Indonesia harus terus bersatu dalam keberagaman. Sejak era penjajahan hingga dapat meraih kemerdekaannya, masyarakat Indonesia selalu merangkul satu sama lain terlepas dari perbedaan yang ada. Perjuangan demi meraih kemerdekaan Indonesia merupakan usaha kolektif bangsa dari Sabang sampai Merauke. Seluruh lapisan masyarakat dari berbagai ras, agama, suku, dan golongan bersatu dan berjuang atas nama bangsa Indonesia. Perbedaan yang ada dijadikan kekuatan untuk meraih tujuan bersama, yaitu kemerdekaan Indonesia. Hal ini harus menjadi refleksi bersama untuk seluruh rakyat Indonesia, agar terus memperkuat komitmen kebangsaan kita, dimana kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan sumber kekuatan bangsa, bukannya kelemahan.

 

  1. Saran dan nilai wawasan kebangsaan sesuai video Perumusan Naskah Proklamasi

Kemerdekaan Indonesia

Wawasan kebangsaan ini perlu terus diajarkan kepada generasi penerus bangsa.

Generasi kini dan mendatang perlu memahami bagaimana sejarah bangsa ini dan bagaimana bangsa ini dapat merdeka. Menumbuhkan wawasan kebangsaan diharapkan dapat mendorong rasa cinta tanah air. Kondisi sekarang yang jauh lebih harus disyukuri dan kemerdekaan ini harus diperjuangkan untuk memajukan bangsa.

Tugas mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan belajar sungguh-sungguh bagi mahasiswa/pelajar dan menjalankan tugas secara professional bagi ASN. Sebagai

 

dosen dapat mengisi kemerdekaan dengan melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Dengan perjuangan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa seperti ini dapat menjadi jalan kita membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia. Ini adalah salah satu bentuk bela Negara yang dapat kita lakukan dimasa sekarang.

Para pendiri bangsa dan penjuang kemerdekaan memperjuangkan kemerdekaan tanpa takut tunduk pada kondisi jepang yang kalah dan mengingkari janji kemerdekaan untuk Indonesia. Hal ini memberi kita pelajaran agar cita-cita kemerdekaan harus diperjuangan dengan berani. Kemerdekaan Indonesia tidak diberikan oleh penjajah namun berasal dari perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Setiap warga Negara harus mengambil  pelajaran  ini untuk  diterapkan  juga  di  masa  kini.  Mahasiswa  sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki cita-cita yang kuat serta keberanian untuk mewujudkan mimpi Indonesia emas. Dengan belajar sungguh-sungguh dan meneladani para pejuang menjadi perwujudan nyata bagi mahasiswa yang memiliki wawasan kebangsaan. Sebagai Dosen yang juga ASN juga harus bersungguh-sungguh didalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan tidak menyerah dengan berbagai beban tugas yang tidak ringan.

 

 

 

Agung Setiawan (ketua kelompok) Suheflihusnaini Ashady

Rahmadani

Nunung Rahmania

Muhammad Dzul Fadlli

Muh. Alfian Fallahiyan

Ayu Riska Amalia

Atika Zahra Nirmala

Aryadi Almau Dudy

Ali Akbar Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top