Constant return to scale

Constant return to scale (skala hasil yang konstan) menjadi salah satu istilah akan kita temui ketika membahas tentang teori produksi atau teori perilaku produsen. Lebih khusus ketika teori produksi tersebut membahas mengenai skala hasil produksi (return to scale). Konsep return to scale ini membicara seberapa besar perubahan output (hasil produksi) akibat dari menggandakan (doubling) faktor produksi yang digunakan.

Misalkan saja anda sebagai produsen memiliki usaha yang sukses. Sebelumnya perusahaan anda menggunakan sejumlah faktor produksi (contohnya tenaga kerja dan mesin). Anggap saja anda menggunakan faktor produksi sejumlah X dan perusahaan anda mampu menghasilkan output sebanyak Y.

Karena bisnis anda sukses, lantas anda ingin mengembangkan bisnis anda menjadi lebih besar. Katakan saja strategi anda dengan menambahkan faktor produksi (mesin dan tenaga kerja) menjadi 2 kali lipatnya. Penambahan faktor produksi sebanyak dua kali lebih banyak, apa akan memberikan hasil produksi menjadi dua kali lipatnya? Jawabannya belum tentu. Itulah yang dipelajari dalam return to scale.

Pada saat anda sebagai produsen (perusahaan) menggandakan jumlah faktor produksi yang digunakan, akan terdapat 3 kemungkinan output (hasil produksi) yang dihasilkan. Pertama, terjadi decreasing return to scale atau penggandaan faktor produksi (input) menghasilkan penggandaan output yang lebih kecil. Kedua, terjadi increasing return to scale atau penggandaan hasil yang lebih besar akibat dari menggandakan input (faktor produksi). Ketiga, terjadi constant return to scale.

Constant return to scale adalah hubungan kuantitatif yang konstan antara input dan hasil (output). Dengan kata lain bahwa input dan hasil (output) memiliki hubungan yang sama. Pada constant return to scale apabila input ditambah menjadi 2 kali lipat maka output akan menjadi 2 kali lipat. Begitu pula jika input ditambahkan menjadi 3 kali lipat maka output yang dihasilkan akan menjadi tiga kali lipat.

Agar dapat lebih memahami konsep tersebut, perhatikanlah ilustrasi pada gambar constant return to scale berikut:

Kurva Constant Return to Scale - Kurva skala hasil konstan
Kurva Constant Return to Scale

Pada ilustrasi gambar constant return to scale diatas, kita membuat beberapa kondisi penambahan faktor produksi (input). Input yang digunakan berupa tenaga kerja (L) dan mesin (K).

Pada saat menggunakan tenaga kerja sejumlah L1 dan mesin sejumlah K1, perusahaan mampu menghasilkan output sebanyak Q1. Output pada Q1 yaitu sebanyak 75. Bagaimana bila input ditambahkan 1/3 kali, ditambah 2/3 kali, dan bagaimana bila digandakan menjadi 2 kali lipat?

Sebagai produsen anda menambahkan input yang digunakan sebanyak 1/3 kali dari jumlah yang ada. Sehingga jumlah input yang perusahaan gunakan menjadi tenaga kerja sebanyak L2 dan mesin sebanyak K2. Output (hasil) produksi mengalami peningkatan sebanyak 1/3 kali nya. Dari yang sebelumnya anda hanya menghasilkan sebanyak 75 mengalami peningkatan sebanyak 1/3 atau meningkat 25 barang. Sehingga output yang dihasilkan menjadi 100.

Pada saat perusahaan menambahkan input sebanyak 2/3 kali, sehingga input berupa tenaga kerja yang digunakan menjadi L3 dan input berupa mesin sebanyak K3. Akibat penambahan input tersebut menjadikan penambahan output sebesar 2/3 kali nya juga. Sehingga output menjadi Q3 atau sebanyak 125.

Pada kondisi awal, input yang digunakan berupa tenaga kerja sebanyak L1 dan mesin sebanyak K1. Bagaimana bila input ditambahkan lagi sebanyak jumlah tersebut? Sehingga input yang digunakan sekarang menjadi 2 kali lipat dari jumlah awal. Kita mendapati jumlah tenaga kerja sebanyak L4 dan mesin sebanyak K4. Sehingga output (hasil produksi) yang diperoleh sebanyak Q4 atau sebanyak 150. Input yang ditambah menjadi 2 kali lipat membuat output yang dihasilkan menjadi 2 kali lipat juga. Output yang sebelumnya hanya 75 menjadi 2 kali lipat yaitu sebanyak 150.

Pada konsep constant return to scale ini kita akan mendapatkan bahwa penggandaan faktor produksi (input) akan memberikan kelipatan yang sama pada output yang dihasilkan. Karakter dari contant return to scale (skala hasil konstan) ini bahwa pelipatgandaan input akan memberikan pelipatgandaan output yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top