Apa itu PDB

PDB merupakan singkatan dari Produk domestik bruto (PDB). Pengertian PDB adalah total nilai pasar dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi di suatu negara dalam periode waktu tertentu. Dari pengertian PDB diatas dapat dipahami bahwa PDB menjadi ukuran pendapatan dan pengeluaran suatu ekonomi suatu negara.

Dari penjelasan singkat diatas sobat studiekonomi.com, mungkin masih bingung. Mari kita jabarkan secara detail apa itu PDB. Mari kita bedah lebih detail apa itu PDB (Produk Domestik Bruto).

Pengertian PBD

Pengertian PDB, sebenarnya sobat studiekonomi.com akan menemukan banyak sekali pengertian produk domestik bruto dari berbagai referensi. Namun, yang standar dan sering kali dipergunakan pada pengajaran makro ekonomi yakni:

Pengertian PDB adalah total nilai pasar dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi di suatu negara dalam periode waktu tertentu.

Dari pengertian produk domestik bruto diatas dapat dijelaskan lebih detail sebagai berikut:

  • “PDB adalah Nilai Pasar…” yang berarti bahwa Output dinilai dengan harga pasar. Patut dicatat disini bahwa PDB atau Produk Domestik Bruto yang kita bahas ini selalu dihitung dalam nilai uang.
  • “. . . dari semua. . . berarti Termasuk semua barang yang diproduksi dalam perekonomian dan dijual secara legal di pasar
  • “. . . Terakhir/Akhir . . . berarti Ini hanya mencatat nilai barang akhir, bukan barang setengah jadi (nilainya dihitung hanya sekali).
  • “. . . Barang dan Jasa . . . ” berarti Ini mencakup barang berwujud (makanan, pakaian, mobil) dan layanan tidak berwujud (potong rambut, pembersihan rumah, kunjungan dokter).
  • “. . . Diproduksi . . . Ini termasuk barang dan jasa yang saat ini diproduksi, bukan transaksi yang melibatkan barang yang diproduksi di masa lalu.
  • ” . . . Di dalam suatu negara. . . ” Ini mengukur nilai produksi dalam batas-batas geografis suatu negara.
  • “. . . dalam jangka waktu tertentu.” Ini mengukur nilai produksi yang terjadi dalam interval waktu tertentu, biasanya satu tahun atau seperempat (tiga bulan).

 

Terdapat beberapa catatan penting dari pengertian PDB atau produk domestik bruto diatas:

  1. PDB mencakup semua barang yang diproduksi dalam perekonomian dan dijual secara legal di pasar.
  2. PDB tidak termasuk sebagian besar barang yang diproduksi dan dikonsumsi di rumah dan yang tidak pernah memasuki pasar.
  3. Ini tidak termasuk barang-barang yang diproduksi dan dijual secara ilegal, seperti obat-obatan terlarang.

 

Pendekatan Perhitungan PDB

Terdapat tidak pendekatan dalam perhitungan PDB yaitu PDB dengan pendekatan produksi, PDB dengan pendekatan pengeluaran dan PDB dengan pendekatan pendapatan. Secara konseptual, Ketiga pendekatan perhitungan PDB ini akan memberikan hasil yang sama, namun karena alas an/faktor perbedaan perhitungan dan pendekatan statistik riil yang digunakan dilapangan untuk perhitungan sehingga memberikan sedikit perbedaan pada angka riilnya. Patut digaris bawahi sebenarnya secara konseptual, ketiga pendekatan ini memberikan hasil perhitungan yang sama.

Sebelum membahas lebih jauh terkait pendekatan perhitungan PDB ini, sangat dianjurkan untuk memahami terlebih dahulu bagaimana alur kegiatan ekonomi. Tanpa memahami ini, dikhawatirkan akan kesulitan memahami terkait perhitungan produk domestik bruto dengan tiga pendekatan tersebut.

Baca juga: Circular Flow Diagram (Diagram Aliran Ekonomi)

Baca juga: Perekonomian 3 sektor (perekonomian tertutup)

Baca juga: Perekonomian 4 sektor (perekonomian terbuka)

Pendekatan perhitungan PDB dengan menggunakan pendekatan produksi akan melihat dari aliran barang dan jasa yang dihasilkan. Terdapat dua cara untuk menghitung hasil produksi barang dan jasa dalam perekonomian. Pertama yaitu dari sisi permintaan akhir (final demand). Atau yang kalau dalam definisi diatas dilihat sebagai barang dan jasa akhir atau yang siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Kedua melalui perhitungan nilai tambah (Value Added).

Pendekatan perhitungan PDB yang kedua yakni dengan pendekatan pengeluaran. Pada dasarnya, pendekatan pengeluaran akan menghitung PDB dari beberapa komponen pengeluaran yakni Konsumsi (C),  Investasi (I),  Pembelian Pemerintah (G), dan Ekspor Bersih (NX) [EKSPOR – IMPOR]. Sehingga perhitungan PDB dengan pendekatan pengeluaran dapat dirumuskan sebagai berikut:

Y = C + I + G + NX

  • Konsumsi (C): Pengeluaran oleh rumah tangga untuk barang dan jasa, dengan pengecualian pembelian perumahan baru.
  • Investasi (I): Pengeluaran untuk peralatan modal, persediaan, dan struktur, termasuk perumahan baru.
  • Pembelian Pemerintah (G): Pengeluaran untuk barang dan jasa oleh pemerintah lokal, negara bagian, dan federal. Tidak termasuk pembayaran transfer karena tidak dilakukan sebagai imbalan atas barang atau jasa yang diproduksi saat ini.
  • Ekspor Neto (NX): Ekspor dikurangi impor.

Pendekatan perhitungan PDB yang ketiga yakni perhitungan dengan pendekatan pendapatan. Pada pendekatan pendapatan, perhitungan produk domestik bruto akan didasarkan pada penjumlahan dari berbagai jenis pendapatan yang ada. Perhitungan PDB dengan pendekatan pendapatan dapat dirumuskan sebagai berikut:

PDB = W (upah) + I (bunga) + R  (sewa) + P(laba/profit)

 

Baca juga: Cara menghitung PDB

 

PDB RIIL dan PDB NOMINAL

Selain persoalan pendekatan perhitungan PDB diatas, Perlunya membedakan antara PDB riil dan nominal. Hal ini terkati dengan tahun perhitungan nilai PDB. Perbedaan tahun dasar perhitungan PDB akan menyebabkan nilai PDB juga berbeda.

PDB nominal menilai produksi barang dan jasa dengan harga saat ini (tahun berjalan). PDB riil menilai produksi barang dan jasa dengan harga konstan. Pandangan ekonomi yang akurat membutuhkan penyesuaian nominal terhadap PDB riil dengan menggunakan deflator PDB. Deflator PDB adalah ukuran tingkat harga yang dihitung sebagai rasio PDB nominal terhadap PDB riil dikalikan 100. Ini memberi tahu kita bagian mana dari kenaikan PDB nominal yang disebabkan oleh kenaikan harga daripada kenaikan jumlah yang diproduksi.

Baca juga: Perbedaan PDB riil dan PDB nominal

Sekian untuk pembasan apa itu PDB. Semoga pembahasan produk domestik bruto ini bermanfaat.

 

Be the first to comment

Leave a Reply