Bedah Pertumbuhan Ekonomi Kota Solo Masa Gibran Tahun 2021-2022

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Kota Solo Masa Gibran tumbuh sebesar 6,25 persen? Walikota Solo Gibran sebelumnya telah mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Solo yakni sebesar 6,25%. Dilansir dari detik.com dengan judul “Gibran Klaim Ekonomi Solo Naik ke Angka 6,25 Persen Selama Kepemimpinannya” bahwa:

“Waktu pertama kali saya menjabat itu pertumbuhan ekonominya minus 1,74, sekarang kita di Jawa termasuk paling tinggi karena pertumbuhan ekonominya 6,25 persen. Rata-rata nasional hanya 5,3 persen. Kita nggak main-main kalau dikasih amanah,” kata Gibran saat menjadi narasumber di Talkshow Industri Kreatif di Kota Medan, Selasa (16/5/2023).”

Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wali Kota Solo pada sejak tahun 2021. Pada kesempatan ini mari kita cek fakta sekaligus bedah pertumbuhan ekonomi kota Solo pada masa pemerintahan bapak Gibran Rakabuming Raka Tahun 2021-2022.

 

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Apa itu PDB?

 

Pertumbuhan Ekonomi Kota Solo Masa Gibran Tahun 2021-2022

Sebelum Gibran menjabat, pertumbuhan ekonomi Kota Solo yakni sebesar -1.76 pada tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi yang minus ini masih “wajar” dengan kondisi pandemi covid-19.

Selama periode 2020-2022 dapat dilihat bahwa nilai Produk Domestik Regional Bruto Kota Solo mengalami kenaikan. Pada tahun 2022 Kota Solo memiliki PDRB sebesar 34815965.32 juta rupiah, yang diikuti oleh kenaikan PDRB menjadi sebesar 36211248.26 juta rupiah pada tahun 2021 dan tren pertumbuhan ini dilanjutkan pada tahun 2022 menjadi sebesar 38475988.36 juta rupiah.

Saat Gibran menjadi Wali Kota Solo, perekonomian telah mulai memasuki masa new normal. Pertumbuhan Ekonomi Kota Solo mampu mencapai sebesar 4.01 persen pada tahun 2021, dan diikuti pertumbuhan ekonomi kota Solo Tahun 2022 mencapai 6.25 persen. Secara rata-rata pertumbuhan ekonomi Kota Solo Masa Gibran Tahun 2021-2022 yakni sebesar 5.13%.

Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor yang paling tinggi pertumbuhannya pada tahun 2021 yakni tumbuh sebesar 8.43%. Sektor ini masih tumbuh sebesar 43.62% pada tahun 2022. Sektor Transportasi dan Pergudangan menjadi yang mengalami pertumbuhan yang paling besar yakni sebesar 131.39 persen pada tahun 2022.

Sektor Pertambangan dan Penggalian adalah sektor yang paling besar mengalami kontraksi. Sektor ini mengalami pertumbuhan negatif pada tahun 2020-2022 yakni masing-masing sebesar -6.15%, -14.77%, -21.44%.

Semoga pembahasan Bedah Pertumbuhan Ekonomi Kota Solo Masa Gibran Tahun 2021-2022 ini bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply