Pengertian konsumsi Tujuan konsumsi Faktor yang mempengaruhi konsumsi

Konsumsi : Pengertian, Tujuan dan Faktor yang mempengaruhi konsumsi

Istilah konsumsi dapat dikaitkan pada konsumsi yang dilakukan individu dan pemerintah. Pada kesempatan ini akan fokus pada pembahasan konsumsi individu. Hal ini perlu dipertegas diawal bahwa konsumsi yang dibahas disini mengenai konsumsi individu bukan konsumsi pemerintah. Kita perlu membedakan karena kedua konsumsi ini memiliki karakteristik masing-masing.

Pada pembahasan pendapatan nasional atau produk domestik bruto (PDB) ada salah satu pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan pengeluaran. Salah satu komponen penting dalam produk domestik bruto yaitu konsumsi. Dalam dunia nyata, umumnya konsumsi mempunyai kontribusi paling besar pada PDB. Konsep mengenai konsumsi inilah yang ingin kita bahas.

Pembahasan konsumsi ini akan mencakup:

  • Pengertian konsumsi
  • Tujuan konsumsi
  • Faktor yang mempengaruhi konsumsi

 

Pengertian Konsumsi

Konsumsi adalah pengeluaran konsumsi atas barang atau jasa yang dilakukan oleh rumah tangga (Case, Fair, Oster). Sedangkan secara lebih spesifik dijelaskan oleh Mankiw. Konsumsi adalah pengeluaran dari rumah tangga pada barang dan jasa dengan mengecualikan pembelian untuk rumah baru (Mankiw). Pemahaman konsumsi yang dimaksud disini yaitu terkait komponen konsumsi dalam produk domestik bruto.

Contoh konsumsi yang dilakukan dapat berupa barang tahan lama, barang tidak tahan lama bahkan hingga jasa. Contoh konsumsi barang tahan lama yaitu membeli mobil dan perabotan. Contoh konsumsi barang tidak tahan lama seperti membeli pakaian, makanan dan minuman. Adapun contoh konsumsi jasa yaitu seperti perawatan kesehatan, perawatan kecantikkan, jasa potong rambut, dan pendidikan.

 

Tujuan Konsumsi

Motif seseorang melakukan konsumsi dapat saja berbeda satu sama lain. Misalkan saja membeli Iphone 11. Persoalan membeli Iphone 11 saja bisa bermacam alasanĀ  mengepa orang membeli. Bisa saja dilatarbelakangi oleh kebutuhan atau bisa juga karena gengsi. Yang satu mempunyai tujuan untuk keperluannya, sedangkan yang lain hanya untuk gaya saja.

Hal paling mendasar dalam pandang ekonomi bahwa tujuan konsumsi yang dilakukan seseorang yaitu untuk mencapai utilitas. Utilitas atau dalam Bahasa lainnya dapat diartikan sebagai kepuasan atau manfaat. Keputusan seseorang untuk membeli barang menurut ekonomi haruslah dilakukan secara rasional sehingga tujuan konsumsi untuk mendapatkan utilitas tercapai. Dengan mengkonsumsi barang seseorang dapat mencapai kepuasan.

 

Faktor yang mempengaruhi konsumsi

Alasan yang mendorong seseorang mengkonsumsi suatu barang bisa saja banyak. Pada kesempatan ini kita ingin menguraikan beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi tersebut:

  1. Pendapatan

Faktor utama yang mempengaruhi konsumsi seseorang yaitu pendapatan. Pada pembahasan teori konsumsi, terdapat banyak sekali teori yang menjelaskan pengaruh pendapatan terhadap konsumsi. Konsumsi seseoarang akan semakin tinggi dengan kondisi pendapatan semakin tinggi. Hal ini sesuai dengan penjelasan pada teori konsumsi seperti yang diungkapkan pada teori konsumsi Keynes, Kuznet, Fisher, Modigliani, Friedman, dan lainnya.

  1. Kekayaan

Kekayaan juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi konsumsi. Dengan kekayaan yang makin besar menandakan daya beli seseorang semakin besar pula. Oleh karena itu, dengan kekayaan yang makin besar akan mendorong semakin tingginya konsumsi seseorang.

  1. Ekspektasi masa depan

Harapan atau ekspektasi seseorang mengenai masa depan dapat mempengaruhi tingkat konsumsi yang dilakukan. Besar atau kecil konsumsi yang dilakukan seseorang yang dipengaruhi ekspektasi, bergantung juga pada apa yang diharapkan pada masa depan.

Misalkan pada beberapa tahun yang lampau, bila mendekati bulan puasa atau idul fitri, biasanya harga barang akan melonjak. Tidak jarang banyak yang membeli barang lebih dahulu karena takut harga naik. Hal ini berarti ekspektasi seseorang mengenai kenaikan harga barang dimasa depan mempengaruhi meningkatnya konsumsi yang dilakukan.

  1. Kebijakan pemerintah

Pemerintah mempunyai peran untuk menjalankan kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal ini terkait dengan pengeluaran dan pemasukan pemerintah. Meskipun demikian, kebijakan besarnya pengeluaran dan pemasukan yang dilakukan pemerintah ini dapat mempengaruhi konsumsi masyarakat.

Misalkan saja pemerintah mempunyai kebijakan untuk meningkatkan pengeluarannya. Pengeluaran pemerintah ini nantinya akan mempengaruhi ekonomi masyarakat. Bila pengeluaran yang dilakukan pemerintah berupa pemberian bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin, maka masyarakat miskin akan mempunyai pendapatan untuk meningkatkan konsumsinya.

Meskipun demikian, kebijakan pemerintah juga mempunyai dampak yang berlawanan. Pengeluaran yang dilakukan pemerintah berasal dari dana yang dikumpulkan dari pajak, retribusi dan pungutan lainnya. Artinya pendapatan pemerintah berasal dari pajak dan lainnya. Pajak dan retribusi yang dipungut ini disatu sisi akan mengurangi pendapatan yang dimiliki seseorang atau perusahaan yang terkena pajak. Dengan demikian bisa jadi malah mengakibatkan penurunan konsumsi.

  1. Jumlah penduduk

Semakin besar jumlah penduduk berarti semakin besar pasar. Dengan banyaknya penduduk berarti semakin banyak orang yang ditawari jualan dan juga berarti besar pula orang yang membeli barang (konsumsi). Penduduk tentu memiliki kebutuhan. Paling tidak penduduk akan memerlukan konsumsi kebutuhan pokok seperti makan, dan lainnya. Secara agregat, berarti semakin besar penduduk berarti semakin besar konsumsi yang dilakukan.

  1. Sosial budaya

Faktor sosial budaya dapat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Misalkan kondisi di Indonesia yang mayoritas muslim. Pada musim lebaran idul adha akan mengalami peningkatan konsumsi hewan kurban seperti kambing dan sapi. Faktor keagamaan yang memerintahkan untuk menyembelih hewan kurban membuat adanya permintaan pada hewan kurban meningkat. Dengan adanya kondisi sosial budaya (dan agama) membuat pengaruh pada pola konsumsi masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top