Long Run Growth (Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang)

Long run growth (pertumbuhan jangka panjang) adalah pertumbuhan yang berkelanjutan pada kuantitas barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu perekonomian. Pertumbuhan ekonomi jangka panjang adalah kenaikan output nasional / produksi nasional yang dihasilkan dari kenaikan permintaan agregat. Perekonomian jangka panjang mengharapkan agar pertumbuhan terus terjadi. Karena kita ingin untuk mencapai kesejahteraan yang semakin baik.

Ketika berbicara long run growth (pertumbuhan jangka panjang), kita tidak hanya sekedar melihat dan menilai PDB saja. Biasanya pada periode waktu yang pendek, kita menggunakan pertumbuhan ekonomi (kenaikan PDB) untuk menggambarkan terjadi kenaikan pendapatan yang secara implisit menggambarkan peningkatan kesejahteraan. Dalam membicarakan pertumbuhan jangka panjang tidak cukup hanya melihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi saja. Misalkan pertumbuhan ekonomi setiap tahun 5% namun pertumbuhan penduduknya hingga 7% pertahun, apakah masyarakat menjadi lebih sejahtera meski pertumbuhan ekonomi meningkat? Ini akan kita uraikan belakangan. Kita akan mulai dari terlebih dahulu mengulas mengenai pertumbuhan jangka panjang.

Baca juga: PDB dan pertumbuhan ekonomi

Baca juga: Pentingnya pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan

Baca juga: Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2001-2019

Pertumbuhan ekonomi di Amerika sejak tahun 1900an secara rata-rata tumbuh sebesar 3,3 persen. Pertumbuhan ekonomi Amerika tidak akan jauh berbeda dari angka tersebut. Meskipun ada tahun-tahun dimana pertumbuhannya bisa lebih rendah dan bisa juga lebih tinggi. Namun secara rata-rata akan berada pada angkat tersebut. Kita menjadi penasaran, dalam periode waktu yang panjang tersebut, apa yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nya mengalami kenaikan?

Terjadinya pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang berarti telah terjadi kenaikan output yang diproduksi dalam suatu perekonomian. Terdapat empat faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kenaikan output atau pertumbuhan ekonomi. Keempat faktor tersebut adalah pertumbuhan tenaga kerja, pertumbuhan modal, kenaikan kualitas modal manusia dan peningkatan jumlah waktu kerja. Pertumbuhan ekonomi jangka panjang biasanya akan terjadi bila ada salah satu atau beberapa dari faktor tersebut yang mengalami peningkatan.

Faktor pendorong long run growth (pertumbuhan ekonomi jangka panjang) salah satunya adalah pertumbuhan modal. Secara sederhana kita mengartikan modal ini sebagai modal fisik misalnya seperti mesin. Dengan menambah jumlah mesin, maka output yang diproduksi akan semakin banyak. Selain penambahan mesin, penggantian mesin baru dengan teknologi yang lebih maju juga dapat mendorong kenaikan output. Misalnya mesin baru dapat memproduksi dengan waktu lebih cepat atau jumlah output yang lebih banyak akan sama-sama mendorong kenaikan output.

Pertumbuhan ekonomi dapat didorong juga melalui pertumbuhan jumlah orang bekerja. Kenaikan jumlah orang bekerja ini dapat terjadi karena terjadi kenaikan penduduk atau bisa juga memang proporsi penduduk yang bekerja meningkat dibandingkan yang tidak bekerja. Peningkatan jumlah tenaga kerja ini tentu membuat semakin banyak orang yang melakukan produksi sehingga output meningkat.

Peningkatan kualitas modal manusia dapat pula menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Peningkatan kualitas modal manusia dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dengan tubuh yang sehat, orang-orang akan dapat bekerja lebih baik atau juga dapat menempuh pendidikan lebih baik. Pendidikan akan mendorong peningkatan skill/keterampilan yang dimiliki tenaga kerja. Misalkan dengan pendidikan seseorang dapat mengoperasikan mesin, sehingga dapat meningkatkan output yang diproduksi. Peningkatan kualitas modal manusia ini pada akhirnya mampu membuat peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Waktu bekerja yang lebih lama juga akan berdampak pada peningkatan output yang diproduksi. Misalnya orang-orang biasa bekerja 5 hari seminggu, dan waktu kerjanya ditambah menjadi 6 hari seminggu. Penambahan waktu bekerja ini berarti terjadi penambahan waktu untuk melakukan produksi sehingga penambahan output terjadi. Penambahan output ini berarti terjadi pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan jangka panjang (long run growth) akan mendorong pada peningkatan kesejahteraan, meskipun belum tentu saat terjadi pertumbuhan ekonomi berarti terjadi peningkatan kesejahteraan. Pertumbuhan jangka panjang akan terjadi bila didorong oleh peningkatan pada keempat faktor tersebut. Meskipun pertumbuhan ekonomi jangka panjang itu baik, Sayangnya, menjadikan pertumbuhan ekonomi jangka panjang sebagai ukuran kesejahteraan akan sedikit bermasalah.

Mari kita buat perumpamaan. Katakanlah suatu Negara mempunyai tingkat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang rata-rata sebesar 3 persen. Namun pada Negara tersebut terjadi pertumbuhan penduduk sebesar 4% per tahun. Artinya meskipun terjadi kenaikan output sebesar 3 per tahun, namun pertumbuhan ekonomi tersebut tidak mampu untuk mengcover kenaikan penduduk yang sebesar 4 persen. Pertambahan penduduk lebih besar dari kenaikan outputnya. Bila hal ini dilihat dari sisi output per kapita sebenarnya terjadi penurunan output per orang. Hal ini berarti kesejahteraan per kapita menurun.

Salah satu ukuran untuk menilai kesejahteraan dalam jangka pada makro ekonomi lebih condong menggunakan tingkat output per kapita. Tingkat output per kapita adalah tingkat output per orang dalam perekonomian. Tingkat output akan dibagi dengan jumlah penduduk. Kenaikan output per kapita ini biasanya didorong oleh kenaikan produktivitas. Kenaikan tingkat produktivitas ini karena pekerja menghasilkan output lebih banyak dari sebelumnya atau karena jumlah orang bekerja bertambah dibandingkan dengan jumlah tidak bekerja.

Agar kesejahteraan terus meningkat dalam jangka panjang berarti harus mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi tersebut harus lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan penduduk. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut harus mendorong peningkatan pada keempat faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang dibahas diatas.

Sekian pembahasan singkat mengenai Long Run Growth ini, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top