Sistem Pasar

Sistem Pasar

Ketika mempelajari konsep ekonomi, hampir pasti kita selalu menggunakan asumsi bahwa ekonomi tersebut berjalan dalam sistem pasar persaingan sempurna. Dengan sistem pasar dianggap bahwa ekonomi berjalan efisien dan yang terbaik. Pada kesempatan ini kita akan sedikit menguraikan mengenai sistem pasar.

 

Asumsi dalam sistem pasar

Ada 3 asumsi dalam yang digunakan dalam sistem pasar yaitu perfect knowledge, perfect competition, dan homogeneous. Ketiga asumsi ini digunakan ketika membahas sistem pasar. Ketika mempelajari ekonomi, kita selalu mengasumsikan bahwa ekonomi berjalan dalam sistem pasar persaingan sempurna. Sistem tersebut dianggap paling ideal dan efisien. Meskipun dalam dunia nyata sistem pasar ini tidak terwujud sepenuhnya, namun penting mempelajarinya sebagai gambaran kondisi ideal yang diharapkan. Setidaknya dalam pikiran, kita membayangkannya sebagai kondisi yang paling ideal.

Baca juga: Penyebab kegagalan sistem pasar

Baca juga: Peran pemerintah dalam perekonomian sebagai upaya mengatasi kegagalan pasar

Asumsi pertama yaitu perfect knowledge (Pengetahuan yang sempurna). Sektor rumah tangga dan produsen dianggap memiliki pengetahuan yang sempurna. Dalam sistem pasar menganggap bahwa produsen dan rumah tangga mempunyai pengetahuan untuk membuat keputusan. Dengan pengetahuan yang sempurna, rumah tangga dan produsen dapat membuat keputusan rasional. Rumah tangga diasumsikan memiliki pengetahuan mengenai harga barang dan kualitas barang yang ada dipasar. Begitu pula produsen dianggap mempunyai pengetahuan mengenai upah, biaya modal, dan harga output.

Asumsi kedua yaitu perfect competition (persaingan sempurna). Arti dari kata sempurna disini bukan merujuk pada hal kebajikan. Persaingan sempurna disini menyangkut soal struktur pasar. Dan kata sempurna merujuk pada sistem pasar secara utuh atau berjalan sepenuhnya sesuai mekanisme pasar.

Persaingan sempurna menggambarkan bahwa struktur industry berjalan sepenuhnya sesuai dengan mekanisme pasar. Ada dua karakteristik dari industry pada pasar persaingan sempurna. Pertama, didalam pasar terdapat banyak perusahaan sehingga perusahaan secara individu dianggap relatif kecil didalam industry tersebut. Kedua, barang yang dijual dalam industry tersebut bersifat homogeny Dalam kondisi demikian, tidak satupun perusahaan yang mampu mengontrol harga pasar. Produsen tidak akan mampu mempengaruhi harga barang dan juga tidak bisa mengontrol harga input.

Baca juga: Macam-macam struktur pasar

Asumsi ketiga yaitu barang bersifat homogen. Dalam industry atau pasar tersebut dianggap perusahaan memproduksi barang yang sama. Barang bersifat homogeny disini berarti barang yang dihasilkan oleh perusahaan yang satu dengan perusahaan lainnya mempunyai karakteristik barang yang sama. Tidak ada pembeda diantara produk perusahaan satu dan perusahaan lainnya. Sehingga barang bersifat homogen ini memberi arti bahwa produk yang dihasilkan dalam industry tersebut identik.

 

Dalam sistem pasar, ada 3 asumsi yang digunakan yaitu perusahaan dan rumah tangga mempunyai pengetahuan yang sempurna, struktur pasar bersifat persaingan sempurna, dan barang yang diproduksi/dijual bersifat homogen. Semoga pembahasan singkat ini memberikan kita gambaran mengenai sistem pasar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top