Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya produksi

Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi biaya produksi? Ada banyak sekali faktor-faktor yang dapat menentukan biaya produksi. Faktor yang mempengaruhi biaya produksi ini akan sangat bergantung pada keputusan yang dibuat oleh produsen. Kita harus memahami bagaimana keputusan-keputusan yang akan dibuat oleh produksi agar kita dapat mengetahui biaya yang timbul dari keputusan tersebut.

Ada 3 keputusan yang harus dibuat oleh seorang produsen atau perusahaan. Pertama, keputusan mengenai jumlah penawaran output. Kedua, bagaimana cara memproduksi barang (output). Ketiga, jumlah masing-masing input yang digunakan. Pilihan yang dibuat produsen dalam ketiga hal tersebut akan mempengaruhi biaya produksi.

  1. Harga Barang

Seorang produsen harus mengetahui seberapa banyak jumlah barang yang ingin dijual (kuantitas penawaran). Bila kita ingat pelajaran teori penawaran, kita akan menyadari bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi berapa jumlah penawaran output adalah harga barang. Harga barang menjadi faktor yang besar pengaruhnya pada penawaran.

Baca juga: Teori Penawaran

Baca juga: Faktor yang mempengaruhi penawaran

Baca juga: Keseimbangan pasar

Berdasarkan pada hukum penawaran bahwa semakin tinggi harga maka semakin banyak jumlah penawaran barang (output). Disini dapat dipahami bahwa tingginya harga barang akan mendorong perusahaan untuk memproduksi lebih banyak. Memproduksi barang lebih banyak membutuhkan biaya yang lebih besar pula.

Motif pengusaha dalam berbisnis adalah mencari profit. Bahkan profit yang diharapkan adalah laba maksimum. Profit atau laba sendiri berasal dari selisih antara total penerimaan dikurangi total biaya. Semakin besar total penerimaan tentu akan membuat semakin tinggi keuntungan yang didapatkan.

Untuk bisa mendapatkan total penerimaan yang besar kita harus mengetahui jumlah barang yang harus dijual dan harga barang. Dengan mengetahui hal tersebut pengusahaan bisa mengetahui tingkat output yang harus dihasilkan. Produksi output yang melebihi jumlah yang bisa jual akan membuat biaya produksi membengkak, sedangk produksi kurang membuat tidak maksimal penerimaan yang dapat diterima.

Baca juga: Profit / Laba

 

  1. Teknologi produksi

Ketika seorang produsen memutuskan akan memproduksi barang, selanjutnya yang harus ditentukan adalah teknik produksi yang digunakan. Produsen harus mengetahui bagaimana cara untuk memproduksi barang. Pada pelajaran tentang teknologi produksi dan pelajaran fungsi produksi, kita menjelaskan teknik yang digunakan untuk memproduksi barang.

Baca juga: Teknologi produksi

Baca juga: Fungsi Produksi

Teknologi produksi dan fungsi produksi menjelaskan hubungan antara input yang ditransformasikan kedalam output. Penggunaan input tertentu akan menentukan jumlah output yang dihasilkan. Kombinasi input berupa tenaga kerja dan modal akan memberikan hasil produksi tertentu pula. Pada pelajaran teknologi produksi, kita mengatakan bahwa penggunaan input bisa saja bersifat labor intensive dan capital intensive.

Perusahaan bisa memilih teknik produksi yang mengarah pada labor intensive bila dalam produksinya menginginkan lebih banyak tenaga kerja digunakan. Labor intensive umum dipilih ketika ketika biaya untuk menggunakan lebih banyak tenaga kerja tersebut lebih murah. Upah tenaga kerja yang murah bisa mendorong keputusan produsen untuk memilih teknik produksi yang bersifat labor intensive.

Pilihan lain teknik produksi yang dilakukan perusahaan yaitu dengan capital intensive. Dengan memilih capital intensive artinya perusahaan memilih untuk lebih banyak menggunakan input seperti mesin dalam produksinya. Karena produksi yang digunakan lebih banyak menggunakan bantuan mesin, kebutuhan akan tenaga kerja menjadi lebih sedikit. Pilihan produksi untuk menggunakan lebih banyak mesin biasanya akan dipilih bila memberikan hasil produksi yang efisiensi.

Baca juga: Teori produksi jangka pendek

Baca juga: Teori produksi jangka panjang

Baca juga: Keseimbangan produsen

Baca juga: Skala hasil produksi

Pilihan teknologi produksi yang dilakukan atas dasar minimalisasi biaya produksi. Teknik produksi yang dapat memberikan biaya minimum akan dipilih. Seperti pada kasus labor intensive atau capital intensive, pilihan teknologi produksi yang digunakan berdasarkan biaya yang paling murah. Dalam kaitannya faktor yang mempengaruhi biaya produksi, pilihan teknologi produksi akan mempengaruhi biaya produksi.

 

  1. Harga Input

Keputusan-keputusan lainnya yang harus dibuat oleh produsen yaitu mengenai seberapa banyak input yang harus digunakan. Bila dalam memproduksi barang dibutuhkan tenaga kerja dan modal, maka produsen harus memutuskan seberapa banyak tenaga kerja dan modal yang digunakan. Pemilihan jumlah tenaga kerja dan jumlah modal dipengaruhi juga oleh harga input.

Baca juga: Teori biaya produksi jangka pendek

Baca juga: Teori biaya produksi jangka panjang

Baca juga: Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Harga input disini bermaksud harga atau biaya yang diperlukan untuk menggunakan input dalam produksi. Sejauh ini kita hanya mengatakan input berupa tenaga kerja dan modal. Bila kita membaca kembali konsep input (faktor produksi), bahwa modal dalam terminologi ekonomi mencakup banyak. Modal disini mencakup mesin, tanah/gedung, dan perlengkapan lainnya.

Baca juga: Input (Faktor-faktor produksi)

Ternyata sangat banyak harga input yang harus dipertimbangkan dalam produksi. Misalkan saja anda mempunyai toko fotokopi dan pinjilidan. Anda harus mempertimbangkan biaya membeli tanah dan membangun gedung bila toko milik sendiri. Atau bisa saja juga anda memilih sistem sewa untuk tokonya. Ditambah lagi anda membutuhkan mesin fotokopi, kertas, perlengkapan penjilidan, meja, etalase, dan tentunya anda butuh tenaga kerja. Apa yang telah disebutkan tersebut merupakan input yang digunakan dalam produksi toko anda. Semua hal tersebut harus diperhitungkan sebagai biaya. Dengan demikian kita memahami faktor harga input mempengaruhi biaya produksi.

 

Secara gambaran umum kita bisa mengetahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi biaya produksi bergantung pada 3 hal yaitu harga barang, teknologi produksi, dan harga input. Dengan memahami keputusan produsen kedalam 3 hal tersebut kita dapat memperhitungkan biaya produksi yang akan timbul.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top