Permasalahan ekonomi makro

Permasalahan ekonomi makro adalah masalah-masalah ekonomi yang dibahas secara agregat dalam makro ekonomi. Permasalahan ekonomi makro sangat berbeda dengan masalah ekonomi yang dibahas dalam pembahasan ekonomi mikro. Pada pembahasan yang lalu, kita membedakan ekonomi mikro untuk  permasalahan ekonomi pada tingkat individu atau rumah tangga, sedangkan ekonomi makro mengarah pada tingkat agregat atau nasional.

Pada kesempatan ini kita ingin fokus membahas tentang apa saja yang dibahas dalam permsalahan ekonomi makro. Untuk menguraikan hal ini, kita akan membagi pembahasan kedalam dua bagian yaitu:

  • Permasalahan ekonomi makro
  • Contoh masalah ekonomi makro di Indonesia
  • Kebijakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi makro

 

Permasalahan ekonomi makro

Permasalahan ekonomi makro akan berhubungan dengan ekonomi secara agregat. Permasalahan yang dipelajari dalam ekonomi makro akan mengacu pada fokus pembahasan teori ekonomi makro. Ekonomi makro adalah pembahasan ilmu ekonomi berkaitan dengan ekonomi secara keseluruhan atau agregat.  Sehingga permasalahan ekonomi makro tidak berkaitan dengan kegiatan ekonomi secara individu, melainkan berkaitan kegiatan ekonomi secara agregat/keseluruhan.

Baca juga: Ilmu Ekonomi

Baca juga: Ekonomi Mikro

Baca juga: Perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro

 

Pada umumnya terdapat 3 permasalahan ekonomi makro yang utama yang menjadi fokus pembahasan dalam textbook ekonomi makro. Pertama, membahas mengenai pendapatan nasional (pertumbuhan ekonomi). Kedua, tingkat harga (inflasi). Ketiga, masalah pengangguran. Penjelasan lebih jauh mengenai masalah ekonomi makro tersebut akan dibahas dalam beberapa poin berikut ini:

 

  1. Pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Nasional (agregat output)

Permasalahan ekonomi makro yang menjadi fokus pertama yaitu pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional atau agregat output adalah kuantitas barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu perekonomian dalam periode tertentu. Sehingga, agregat output akan mengambarkan kondisi bisnis yang terjadi dalam perekonomian tersebut. Agregat output ini dalam bahasa sehari-hari lebih sering disebut dengan istilah produk domestik bruto (PDB).

Produk Domestik Bruto (PDB) akan memperlihatkan keseluruhan output yang ada dalam suatu perekonomian dalam satu periode tertentu. Persentase perubahan PDB dari waktu ke waktu akan digambarkan dalam bentuk pertumbuan ekonomi. Konsep lebih mendalam mengenai PDB dan pertumbuhan ekonomi dapat dibaca pada tulisan berikut ini:

Baca juga: Produk Domestik Bruto dan Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Perbedaan PDB nominal dan PDB Riil

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu masalah ekonomi makro yang sangat diperhatikan. Dengan memperhatikan indikator PDB kita dapat mengetahui keseluruhan output/produksi dalam suatu daerah, total pengeluaran dan pendapatan dari semua sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi juga akan memberikan kita informasi mengenai kemajuan ekonomi yang terjadi dari waktu ke waktu. Pertumbuhan ekonomi dipandang sebagai ukuran kemajuan suatu perekonomian.

Banyak kebijakan makro ekonomi yang menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai dasar pembuatan kebijakan. Berbagai literature ekonomi juga menunjukkan bahwa pengaruh pertumbuhan ekonomi dapat memberikan dampak pada berbagai sisi kehidupan masyarakat secara ekonomi. Dengan peran pertumbuhan ekonomi yang begitu penting ini, maka indikator tersebut menjadi salah satu permasalahan ekonomi makro yang penting dipelajari.

 

  1. Inflasi dan tingkat harga

Permasalahan ekonomi makro yang sering menjadi pembahasan yaitu tingkat harga. Yang dilihat dari tingkat harga ini yaitu terjadinya kondisi inflasi. Inflasi adalah kondisi kenaikan tingkat harga secara umum. Inflasi menggambarkan terjadinya kenaikan harga secara umum bukan kenaikan harga satu barang saja. Banyak barang yang memang mengalami kenaikan harga.

Baca juga: Pengertian dan konsep Inflasi

Baca juga: Faktor Penyebab inflasi

Baca juga: Hiperinflasi

Inflasi menjadi permasalahan ekonomi makro yang penting diperhatikan pemerintah. Sebab, inflasi pada tingkat tertentu dapat membawa dampak negatif bagi masyarakat. Inflasi yang tidak terkendali dapat membuat dunia bisnis menjadi penuh ketidakpastian dan spekulasi akan berkembang. Inflasi sendiri dapat membawa dampak bagi masyarakat dimana tingkat harga yang diterima masyarakat menjadi lebih tinggi dan menurunkan daya beli maysarakat. Inflasi mempunyai pengaruh pada berbagai sektor ekonomi, oleh sebab itu kondisi inflasi harus dapat dikendalikan oleh pemerintah. Oleh karennya, Permasalahan ekonomi makro terkait inflasi ini penting untuk dipelajari dalam membuat kebijakan makro ekonomi.

 

  1. Pengangguran

Tingkat pengangguran adalah persentase angkatan kerja yang menganggur. Tingkat pengangguran menjadi salah satu indicator atas kondisi kesehatan ekonomi. Keberadaan pengangguran menggambarkann pasar tenaga kerja secara agregat tidak dalam kondisi keseimbangan.

Pengangguran ini menjadi salah satu permasalahan ekonomi makro yang penting diperhatikan. Isu mengenai pengangguran seringkali menjadi topik hanya bagi banyak stakeholder seperti ekonom hingga politisi. Tingginya tingkat pengangguran dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial.

Baca juga: Pengangguran

Baca juga: Permintaan tenaga kerja

Baca juga: Penawaran tenaga kerja

 

 

Contoh masalah ekonomi makro di Indonesia

Setelah sedikit mengulas permasalahan ekonomi makro diatas, sekarang kita akan lebih lanjut melihat contoh masalah ekonomi makro di Indonesia. Diatas telah dijelaskan 3 permasalahan ekonomi makro, disini kita akan melihat kondisi di Indonesia untuk tiga permasalahan tersebut.

Mari kita mulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Data dan Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2001-2019

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak tahun 2001 hingga 2019 terus mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Dengan pertumbuhan ekonomi yang positif artinya ekonomi Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Jumlah output yang dihasilkan oleh bisnis yang berjalan di Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

Baca selengkapnya: Pertumbuhan ekonomi Indonesia 20 tahun terakhir sejak 2001 hingga 2019

Baca selengkapnya: Perkembangan ekonomi Indonesia

Kondisi pertumbuhan ekonomi ini begitu diperhatikan sebab dapat dijadikan ukuran untuk melihat terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang positif dapat membawa berbagai dapat positif pada berbagai indikator ekonomi lainnya.

 

Kebijakan mengatasi permasalahan ekonomi makro

Terdapat dua jenis kebijakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi makro. Kebijakan yang dapat diambil pemerintah yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Kedua kebijakan tersebut tersebut harus dikombinasikan secara selaras. Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter harus sejalan agar dampaknya efektif. Bauran kebijakan fiskal dan moneter inilah nanti yang akan mempengaruhi kondisi perekonomian termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi dan pengangguran.

Kebijakan fiskal adalah kebijakan pemerintah yang mengatur mengenai pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Pengaturan pengeluaran pemerintah ini terkait dengan penentuan seberapa besar belanja yang akan dilakukan pemerintah. Sedangkan penerimaan pemerintah diatur oleh pemerintah melalui kebijakan perpajakan. Kebijakan fiskal yang diambil pemerintah pada akhirnya akan berdampak pada kondisi perekonomian. Misalkan pemerintah menetapkan kebijakan seberapa besar belanja pemerintah. Secara teori bahwa pengeluaran pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Kebijakan Fiskal

Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah yang mengatur besaran moneter. Instansi pemerintah yang diberikan kewenangan untuk mengambil kebijakan moneter yaitu otoritas moneter atau Bank Indonesia. Besaran moneter yang diingin dikendalikan antara lain jumlah uang beredar, uang primer dan kredit perbankan. Dengan kebijakan moneter yang mempengaruhi besaran moneter, pada akhirnya mempengaruhi kondisi perekonomian. Contohnnya, kondisi inflasi terjadi karena adanya kondisi kelebihan uang beredar. Dengan pemerintah mengatur agar jumlah uang beredar terbatas, maka inflasi akan dapat dikendalikan.

Baca juga: Kebijakan Moneter

 

Demikian pembahasan singkat mengenai permasalahan ekonomi makro. Semoga bermanfaat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top